Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Sholat jalan, tapi kok maksiat susah ninggalin?

Gambar
Sholat jalan, tapi kok maksiat susah ninggalin? Oleh Hadi Wijaya Pernah ga sih kamu lakuin sholat terus, tapi masih tetap lakuin perbuatan maksiat? Kenapa yah kita masih suka STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan)? Apa penyebabnya? Apa sholatku salah? Atau diriku yang salah? Shalat merupakan salah satu kewajiban bagi setiap muslim. Sholat merupakan ibadah mulia yang mempunyai peran penting bagi keislaman seseorang. Sehingga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengibaratkan shalat seperti pondasi dalam sebuah bangunan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ “Islam dibangun di atas lima hal: bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan Allah, menegakkan shalat….” [HR Bukhâri dan Muslim] Perlu kita ketahui bahwa setiap am...

"Hilangnya Sebelah Penglihatan Sang Jurnalis Palestina"

Gambar
AKMI Untirta - Linimasa media sosial saat ini tengah diramaikan postingan foto satu mata tertutup, dengan tagar #MuathEye. Aksi tersebut terjadi pasca penembakan pada seorang jurnalis bernama Muath Amarneh oleh tentara Israel pada Jum’at (15/11) lalu. Dikutip dari aljazeera.com, Amarneh adalah wartawan foto paruh waktu yang pada Jumat, 15 November 2019, tertembak dibagian mata kirinya saat sedang meliput aksi protes di kota Surif, dekat Hebron. Menurut kesaksian rekan-rekannya, Amarneh menjadi sasaran penembak jitu Israel padahal ia mengenakan rompi pers dan helm saat ia ditembak. Namun polisi Israel mengklaim bahwa Amarneh tidak menjadi sasaran, tetapi karena ia berdiri terlalu dekat dengan pengunjuk rasa, sementara rekan-rekannya bersikeras membantah bahwa ia berdiri di antara mereka karena mereka semua jauh dari para pengunjuk rasa. Amarneh yang terluka dan berdarah dievakuasi ke rumah sakit terdekat di Al-Khalil, sebelum akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit H...

"NIKMAT TERBESAR SEORANG MUSLIM"

Gambar
Kebanyakan seorang muslim tidak menyadari akan adanya nikmat yang sungguh besar dimana nikmat tersebut hanya didapatkan oleh orang – orang yang dikehendaki oleh Allah. Nikmat ini bukan nikmat harta, nikmat kedudukan, bahkan dunia dan seisinya. Nikmat ini sangat didambakan oleh seorang muslim yang ingin hidupnya tenang dan nyaman. Nikmat inilah yang membuat seorang muslim akan menganggap bahwa dunia beserta isinya ini hanyalah setetes air yang berada ditengah luasnya samudera. Nikmat ini menjadi suatu kecukupan bagi kehidupannya. Nikmat ini sungguh melebihi berkilaunya emas, melebihi eloknya pemandangan diatas bukit yang tinggi, melebihi segarnya berenang di lautan lepas yang jernih nan bersih. Mungkin, jika nikmat ini bisa dibeli maka ratusan juta orang di dunia ini akan berlomba – lomba untuk mendapatkannya. Betapa banyak orang disana yang sudah susah payah dalam mencari nikmat ini. Tapi mirisnya kita sebagai seorang muslim yang sudah bertahun – tahun hidup di muka bumi ...